Di Padang – Semua Tentang Padang

Informasi Padang, Kuliner Padang, Wisata Padang, Kriminal Padang, Hukum Padang, Adat Padang, Budaya Padang, Pantai Padang, Pendidikan Padang, Kampus Padang,

Macam-macam Kuliner khas Padang Selain Rendang

Published on Oct 27 2014 // Kuliner

Siapakah di antara Klikers yang belum pernah mencicipi masakan Padang? Sedari saya kecil, boleh dibilang masakan Padang adalah menu penyelamat saat di rumah sedang tak ada sayur. Selain mudah mendapatkannya, harganya pun relatif murah walaupun ada juga yang kukira harganya sederhana ternyata mahal. #NoMention yah! ;) Bumbu masakan Padang yang gurih, bersantan, dan pedas pun membuat saat bersantap menjadi lebih seru.

Bicara masakan Padang, yang pertama kali muncul di otak pastinya rendang. Padahal, kalau ada berwisata ke Padang, masih banyak lho kuliner khas Padang lainnya yang rasanya tak kalah seru. Berikut sepuluh kuliner khas Padang yang wajib Anda cicipi:

1. Asam Padeh

Asam Padeh Ikan Tongkol

Asam padeh (padeh = pedas) adalah salah satu makanan khas Minangkabau. Biasanya menggunakan berbagai jenis ikan seperti ikan tongkol, kakap, tuna, gurame, bahkan cumi-cumi. Daging ikan tersebut lalu dibumbui dengan asam jawa, cabe, dan berbagai rempah lain. Rasa masakan asam padeh ini tentunya bercitara asam dan pedas.

2. Dendeng

Dendeng balado

Dendeng Batokok

Dendeng adalah daging yang dipotong tipis-tipis, dibuang lemaknya, dibumbui dengan saum asam, manis, atau asin lalu dikeringkan dengan api kecil lalu dijemur. Di Sumatra Barat, dikenal dua macam dendeng, yaitu dendeng balado dan dendeng batokok. Dendeng balado adalah dendeng kering yang diolah lagi dengan cabe merah. Sedangkan dendeng batokok menggunakan cabe hijau yang diiris kasar dan daging sapinya setelah diiris tipis dipukul-pukul dengan batu cobek supaya menjadi lembut.

3. Pangek cubadak

Pangek Cubadak

Pangek artinya gulai yang dimasak kering, sedangkan cubadak adalah nangka muda. Nangka muda yang dibuat gulai dengan menggunakan bumbu-bumbu cabai merah, bawang merah, bawang putih, lengkuas, sereh, kemiri, terasi, daun jeruk, dan santan tentunya. Proses memasaknya membutuhkan waktu yang cukup lama karena dimasak sampai kering. Rasanya sangat nikmat karena bumbunya meresap hingga ke nangkanya. Kalau Anda sedang jalan-jalan ke Padang, Anda bisa datang ke Situjuah yang terkenal karena kelezatan pangek cubadaknya.

4. Rendang daun kayu

Rendang Daun Kayu

Bukan hanya daging sapi yang bisa dimasak jadi rendang, daun pun bisa! Rendang sendiri berarti “menggongseng” atau “mengaduk terus-menerus”. Salah satu jenis daun yang biasanya dipakai adalah daun surian. Biasanya olahan ini dikenal dengan nama rendang daun kayu. Daun pohon surian dicampur daun lain seperti daun jirak, mali-mali, rambai, dan daun arbai, lalu ditambahkan dengan ikan haruan atau ikan gabus. Olahan ini lalu dicampur dengan kelapa parut lalu digoreng kering.

5. Itiak lado mudo

Itiak Lado Mudo

Itiak lado mudo adalah gulai bebek muda yang direndam dengan cabe hijau khas Bukittinggi. Daging bebek muda yang empuk digodok dengan bumbu-bumbu dan juga cabai hijau selama semalaman. Waktu menggodok yang panjang membuat bumbu meresap hingga ke serat daging, menghilangkan rasa amis dan membuat daging bebek terasa lebih empuk. Saking banyaknya cabe hijau yang digunakan, bebek seolah terbenam dalam cabe hijau. Rasanya gurih dengan pedas yang cukup tajam. Rasa pedas cabe hijau ini juga bermanfaat untuk menghangatkan tubuh di Bukittinggi yang berhawa dingin.

6. Ikan bilih

balado ikan bilis

Bilih adalah pelafalan bahasa minang untuk ‘bilis’. Ikan bilis atau bilis merupakan ikan kecil air tawar yang banyak terdapat di Danau Singkarak, Padang. Rasanya sangat renyah dan gurih dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Ikan bilih ini dapat diolah menjadi sambal bilis, balado, ataupun digoreng kering.

7. Palai Baluik

Palai Baluik

Palai baluik atau pepes belut adalah hidangan khas Solok Selatan. Palai artinya makanan yang dibungkus dengan daun.Hanya perbedaannya dengan pepes, palai tidak menggunakan campuran daun kemangi pada bungkusan daun pisang. Palai baluik ini menggunakan belut segar yang dimasak dengan bumbu cabe, jahe, dan kunyit lalu dibakar dengan tempurung kelapa.

8. Beras rendang/bareh randang

Beras Rendang

Jangan keliru Klikers! Beras rendang bukanlah nasi pakai bumbu rendang. Beras rendang atau bareh randang adalah snack asal Payakumbuh yang terbuat dari beras ketan yang direndang (disangrai) lalu dihaluskan. Tepung berasnya lalu dicampur dengan santan dan gula yang telah dimasak, setelah kalis lalu dicetak. Beras rendang ini memiliki rasa manis lembut dengan tekstur padat.

9. Dakak-dakak

Dakak-dakak

Ini dia keripik singkong khas Padang Pariaman! Dakak-dakak diolah dari singkong yang diiris tipis yang dibumbui kunyit, bawang putih, dan seledri. Setelah direndam bumbu barulah singkong digoreng. Rasanya gurih dan bisa-bisa membuat Anda nggak sadar telah menghabiskan satu plastik. Keistimewaannya, bila keripik singkong biasanya keras, dakak-dakak ini renyah dan empuk.

10. Galamai

Galamai

Galamai adalah makanan kecil yang terbuat dari tepung beras ketan, gula aren, dan santan. Galamai ini dimasak dengan menggunakan kuali besar dengan api sedang dan membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk memasaknya. Penganan yang berwarna hitam pekat dan rasanya manis ini mirip dodol atau jenang.

Sebenarnya masih banyak kuliner khas Padang lainnya yang tak kalah lezat. Saya rasa satu postingan di blog nggak bakal cukup untuk merangkum semua kuliner lezat dari Sumatra Barat. Citarasanya yang gurih dan juga spicy telah menjadikan masakan Padang terkenal sampai ke luar negeri. Gimana nggak bangga jadi orang Indonesia? Bukan hanya alamnya yang indah, namun kulinernya pun sangat kaya dan lezat-lezat.

2 Comments

  1. M. H. Rabbani says:

    Kekeliruan yg ada selama ini coba diperbaiki; jangan samakan masakan padang dgn masakan daerah lainnya karena khas padang, khas pariaman, khas bukittinggi, khas solok, atau khas payakumbuh itu berbeda, walaupun untuk masakan yg senama seperti rendang. Begitu juga dgn sate; khas padang saat ini bisa dikatakan sudah tengglam & kuahnya terbuat dari kacang dan pakai acar, sedangkan khas pariaman dari tepung beras dan warnanya merah, bukan kuning seperti yg banyak kita lihat. Oke,..

Leave a comment